Wisata Tanjung Kalian Muntok Naik bangkai kapal tua Van der Parra
Belum puas rasanya membagi cerita perjalanan membongkar Muntok, saatnya kini tour Bangka pelesir ke pantai yang ada di Bangka Barat ini. Pelesir pantai yang digarap keindahannya di bumi Sejiran Setason kali ini adalah Pantai Tanjung Kalian.
Ya,.. Beruntung bisa menginjakkan kaki di pantai yang menjadi objek wisata bahari kebanggaan warga Muntok. Akhirnya bang katur bisa merasakan apa dirasa para penggiat touring dan penggila wisata kala menjejakkan kaki ke tempat idaman wisata yang jadi tujuan.
Waktu yang dihabiskan untuk mencapai daerah tujuan wisata ini kurang lebih sekitar 15-an menit dari kota Muntok, dan jalan Aspal menuju Pantai Tanjung Kalian yang dilewati berkendarapun cukup mulus. Tanjung Kalian merupakan daerah wisata laut populer bagi warga Muntok khususnya dan Kabupaten Bangka Barat. Setiap sore, apalagi diakhir pekan, pantai Tanjung Kalian disesaki turis lokal, muda-mudi dan keluarga yang ingin menikmati indahnya pemandangan pantai sambil menunggu sunset sembari juga menikmati jagung bakar atau otak-otak khas Bangka.
Ada yang beda dipantai Tanjung Kalian ini. Adalah Mercusuar yang tegak kokoh berdiri serta masih berfungsi dengan baik memancarkan lampu yang bisa mencapai radius sejauh 25 mil guna memandu kapal-kapal yang keluar masuk Selat Bangka. Mercusuar yang termasuk cagar budaya Kabupaten Bangka Barat ini made in Belanda yang ber-arsitektur gaya Inggris. Dibuat pada tahun 1862 dengan tinggi 65 meter dan memiliki 18 lantai.
Rasanya kawasan sepanjang pantai Tanjung Kalian Muntok ini disesaki sejarah. Sekilas pandang Bang katur melihat sebuah bangkai kapal tampak masih terkapar ditepi pantai. Usut diusut ternyata itu adalah kapal Van der Parra yang tenggelam karena dihujani bom oleh Jepang dan sekarang membangkai. Jadilah Wisata Tanjung Kalian Muntok Naik bangkai kapal tua Van der Parra. Selain bangkai kapal Van der Parra, ada beberapa buah bangkai kapal lain yang terdampar di pantai Tanjung Kalian ini sebagai saksi sejarah.
Traveling ke pantai Tanjung Kalian ini nyatanya tidak hanya menikmati keindahan bahari, namun juga berwisata sejarah. Ada mercusuar Belanda, bangkai kapal tua Van der Parra dan saat melangkah Tak jauh dari mercusuar, bang Katur melihat ada bangunan berbentuk monumen. Ternyata itu adalah sebuah Monumen Perang Dunia II pada tahun 1993.
Monumen ini khusus dibangun untuk mengenang peristiwa kapal SS Vyner Brooke yang dibom dan tenggelam dilaut Muntok. Tidak sedikit yang menjadi korban dalam peristiwa itu.
Terhitung Korban dalam peristiwa pemboman kapal SS Vyner Brooke adalah:
- Korban yang meninggal saat pemboman berjumlah 12 orang
- Korban yang ditembak dipantai 21 orang
- Korban yang tewas dalam tahanan Jepang di Sumatera 4 orang
Mereka yang selamat yang kembali ke Australia 12 orang, dan Ada seorang perawat yang selamat yaitu Miss Vivian yang terdampar di Pantai Raji, dekat Tanjung Kalian.
Monumen ini dibangun memang untuk mengingatkan kembali korban perang dunia II dan tenggelamnya sebuah kapal perang sekutu di Selat Bangka tahun 1942, menjadikan tempat ini salah satu objek wisata relijius Muntok.
Aiihh… rasanya mirip petualangan si Bolang yang suka bertandang ketempat-tempat eksotik yang mengundang decak kagum keindahan. Sobat Tour Bangka, sampai disini dulu sepenggalan cerita wisata Pulau Bangka. Tapi ini belum berakhir. Masih banyak cerita tentang Wisata di Pulau Timah ini.
Tour Bangka Island Popular Post
- permainan melukis pasir (80)
- giri sasana menumbing (72)
- daftar harga kayu gaharu (43)
- parai beach resort (38)
- sandra dewi bikini (32)
- harga timah hari ini (29)
- games melukis pasir (26)
- peta wisata bangka (19)
- peta pulau bangka lengkap (17)
- cara membuat pop up card lengkap (16)
- cara menghilangkan websearch di mozilla (16)
- cara membuat masjid dari kardus (15)
- pantai parai bangka (15)
- games melukis pantai (15)
- cara menghilangkan websearch (14)
Category: Bangka Beautiful Places










Comments (3)
Trackback URL | Comments RSS Feed
Sites That Link to this Post